MUKOKUKO - RADAR BUMI RAFLESIA NEWS.Com, Program Ketahanan pangan dari DD tahun 2022 Desa Air Berau, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, provinsi Bengkulu telah berhasil dan sukses.
Pemerintahan Desa Air berau telah membudidaya kan Ayam bertelur, di mana program budidaya ayam bertelur tersebut untuk ketahanan pangan dari DD tahun angaran 2022, yang mana telah di realisasikan di tahun 2022 untuk budidaya ayam bertelur.
Program budidaya ayam bertelur tersebut telah berlangsung sejak Tahun 2022 lalu hinga sekarang di tahun 2023, dengan adanya DD untuk program ketahanan pangan di tahun 2022, dapat di dirasakan oleh masyarakat air berau. Di mana peng hasilan panen tahap pertama budidaya ayam petelur itu, dibagikan secara gratis kepada masyarakat Desa Air Berau.
Selain dibagikan gratis telur ayam itu juga diperjual dengan harga diskon khusus untuk warga Desa Air Berau.
Kepala Desa (Kades) Air Berau, April saat di temui mengatakan, jumlah total keseluruhan pengadaan bibit ayam bertelur tersebut sebanyak 500 ekor yang di danai dari DD tahun 2022 lalu, jelasnya.
Ia mengata kan sejauh ini, telah menyerap penghasilan dari ayam bertelur tersebut telah mencapai 7 hinga 8 karpet perhari, dan dengan harga jual ber periasi, menyesuaikan harga pasar, ungkap April.
Sesuai dengan kemampuan anggaran ketahanan pangan yang kita miliki pada tahun 2022 lalu, Pengadaan indukan ayam bertelur tersebut sebanyak 500 ekor. Jelas April Rabu,(15/03/2023).
Dijelaskannya, anggaran untuk program budidaya ayam bertelur ini, kita men fa,at kan semaksimal mungkin, karna saat inilah untuk warga desa air berau ini bisa punyai usaha desa sendiri, ungkap April
Dalam tata kerja pelaksanaan nya, ia mengajak masyarakat untuk berswadaya, dan sekaligus pembuatan sistem kelompok, dan juga sekaligus di nama kan kelompok nya PANTANG MUNDUR
Dalam mengelola budidaya ayam bertelur tersebut tentunya di kerjakan oleh masyarakat air berau yang terdiri dari yang terdaftar di dalam kelompok tersebut. Imbuh nya.
Lebih lanjut April, Dalam bentuk pelaksanaan sebelum nya, kita masyarakat desa air berau ini banyak bergotong-royong seperti pem buatan kandang dan lain lain nya, sehingga saat ini telah memetik hasil nya oleh kelompok tersebut.
Dan juga kelompok tersebut telah dapat menjual nya di pasar hinga masyarakat yang membutuh kan nya, jelas april
Sambungnya, sesuai dengan kesepakatan dalam musyawarah, khusus masyarakat desa air berau kita diskon kan 5000 rupiah per karpet sesuai dengan harga pasar, arti nya penjualan telur ayam tersebut 55,000 di pasar dan kita menjual nya kepada warga masyarakat air berau ini 50,000, ungkap April.
Lanjut kades, April juga berharap kepada masyarakat agar dapat optimis, agar dapat program budidaya ayam bertelur ini tetap berkelanjutan. Dan semoga hasilnya juga bisa berdampak langsung ke pada masyarakat, dan juga dapat menciptakan lapangan kerja, terkhusus nya bagi ibuk ibuk, akhiri April (RBR)