Pemdes Semundam Panggil Pengusaha Timbangan Ram yang Belum Setor PAD

adsterra

IKALAN 1

IKALAN 1

IKALAN 2

IKALAN 2

iklan adsterra

ads terra

Pemdes Semundam Panggil Pengusaha Timbangan Ram yang Belum Setor PAD

Jumat, 18 Juli 2025

Pemdes Semundam Panggil Pengusaha Timbangan Ram yang Belum Setor PAD


MUKOMUKO – RADAR BUMI RAFLESIA NEWS. Com Pemerintah Desa (Pemdes) Semundam mengambil langkah tegas dengan memanggil sejumlah pemilik usaha timbangan ram yang belum menyetorkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Langkah ini dilakukan sebagai upaya mendorong optimalisasi pendapatan desa, khususnya dari sektor usaha timbangan penjualan buah kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Desa Semundam.


Kepala Desa Semundam, Amiril, menyampaikan bahwa sektor timbangan ram menjadi salah satu potensi strategis dalam meningkatkan PAD desa. Oleh karena itu, pihak desa mengharapkan kesadaran dan komitmen para pelaku usaha untuk memenuhi kewajibannya.


“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para pengusaha timbangan ram yang telah bersama-sama berkontribusi dalam mengoptimalkan PAD Desa Semundam,” ujar Amiril.


Ia juga menambahkan bahwa sumber PAD Desa Semundam tidak hanya berasal dari usaha timbangan ram, tetapi juga dari beberapa sektor lainnya seperti kebun KMD serta berbagai potensi usaha desa lainnya.


Seluruh sumber pendapatan tersebut, lanjutnya, telah diatur secara resmi melalui Peraturan Desa (Perdes) tentang Sumber-Sumber Pendapatan Asli Desa, yang menjadi dasar hukum dalam pengelolaannya.


“Ada beberapa sumber PAD desa yang telah diatur dalam Perdes, seperti pengelolaan gedung futsal, pungutan desa berupa sewa kursi dan meja, kegiatan adat seperti pernikahan beradat, hingga pemanfaatan kebun KMD dan tanah desa,” jelasnya.


Ke depan, Pemdes Semundam menargetkan peningkatan PAD sebagai langkah strategis menuju kemandirian desa. Hal ini juga menjadi antisipasi terhadap potensi berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat ke desa.


“Kami harus siap mandiri. Melihat tren dana transfer dari APBN ke desa yang cenderung berkurang, maka fokus kami ke depan adalah memperkuat sumber PAD desa demi keberlangsungan pembangunan,” tutupnya. (RBR)