Pemdes Marga Mulya Gelar Rembuk Stunting TA 2027, Perkuat Komitmen Cegah Stunting Sejak Dini

adsterra

IKALAN 1

IKALAN 1

IKALAN 2

IKALAN 2

iklan adsterra

ads terra

Pemdes Marga Mulya Gelar Rembuk Stunting TA 2027, Perkuat Komitmen Cegah Stunting Sejak Dini

Rabu, 08 Juli 2026

Pemdes Marga Mulia Gelar Rembuk Stunting TA 2027


MUKOMUKO – RADAR BUMI RAFLESIA NEWS.Com – Pemerintah Desa Marga Mulia, Kecamatan Air Rami, Kabupaten Mukomuko, menggelar Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2027 di Balai Desa Marga Mulia, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam menyusun langkah strategis percepatan penanganan dan pencegahan stunting di tingkat desa.


Rembuk stunting dihadiri oleh Pemerintah Desa Marga Mulia, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan Kecamatan Air Rami, pendamping desa, tokoh masyarakat, bidan desa, kader Posyandu, serta perwakilan balita, ibu hamil, lansia, dan remaja.



Kepala Desa Marga Mulia, Ridwan Saragih, dalam sambutannya menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat sangat diperlukan agar program pencegahan stunting dapat berjalan optimal.


Ia berharap melalui rembuk stunting ini dapat dirumuskan program prioritas yang tepat sasaran sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta menekan angka stunting di Desa Marga Mulia.



Sementara itu, Camat Air Rami, Kasi Ekobang Sidik, S.Sos, dalam arahannya mengapresiasi komitmen Pemerintah Desa Marga Mulia dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan, serta pola hidup sehat.


Melalui kegiatan rembuk stunting ini diharapkan seluruh usulan dan hasil pembahasan dapat menjadi dasar penyusunan program kerja desa pada Tahun Anggaran 2027, sehingga upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat terlaksana secara efektif, terarah, dan berkelanjutan. RBR